Monday, 2 December 2013

Scouts In The Elementary School

Pramuka sebagai kegiatan ekstrakulikuler di sekolah tentunya tidak asing lagi bagi hampir semua orang. Belakangan ini pramuka mungkin kurang diminati sebagian siswa karena dianggap ketinggalan jaman.Sebagian orang masih beranggapan bahwa pramuka itu hanya tepuk tangan, baris berbaris, tali temali. Padahal pramuka itu bersifat fleksibel dalam arti dapat berkembang mengikuti jaman.Pengalaman siswa yang benar-benar mengikuti pramuka dapat dirasakan manfaatnya: Berikut sebagian pengalaman dari beberapa siswa yang merasakan mengikuti kegiatan pramuka:
- Kemandirian. Misalkan suatu saat kita mnegalami kecelakaan di tempat terpencil jauh dari pemukiman, pramuka mengajarkan P3K, tali temali, dsb. Jemuran yang patah pun dapat diatasi sendiri.
- Mendapat keluarga baru. Tidak hanya di sekolah, di kota, di Indonesia, bahkan di duniapun berkat “pramuka” , orang sedunia bisa bertemu seperti Jambore Dunia.

Biografi

Nama saya nurini biasa dipanggil rini, saya lahir di bantul, 05 desember 1994, saya tinggal  bersama kedua orang tua saya di sebuah desa kecil di Bantul tepatnya di Glagahan, Caturharjo, Pandak Bantul. nama ayah saya pak ijo dan ibu saya bu sari. ayah saya hanya seorang buruh dan ibu saya seorang penjahit, saya anak ke tiga dari empat bersaudara, kakak saya yang pertama bernama Nur Wahyudi dan sekarang sudah bekerja di PT Candra Asri di Cilegon dan kakak kedua saya perempuan bernama Erma Wati, kakak kedua saya ini sekarang masih kuliah di Universitas Sarjanawiyata Taman siswa PBSI semester 7, sedangkan adik saya sekarang masih SMA.